Jum'at, 13 Maret 2026
Beredar narasi di Facebook dan X yang menyebut Amerika Serikat telah membawa pulang 1.100 jenazah tentara setelah 9 hari menyerang Iran.
CEK FAKTA :
Penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak memiliki dasar laporan resmi dan banyak beredar di media sosial seperti Facebook atau Telegram tanpa sumber jelas.
Dalam konflik yang sedang berlangsung, memang ada korban di pihak Amerika Serikat. Namun laporan media internasional menyebut jumlah korban jauh lebih kecil.
Menurut laporan Reuters, pada awal operasi militer terhadap Iran, militer Amerika Serikat mengonfirmasi tiga tentara tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan balasan Iran di sebuah pangkalan militer di Kuwait.
Laporan lain seperti Jerusalem Post juga menyebut bahwa sejauh ini kematian yang dikonfirmasi hanya beberapa personel, bukan ratusan atau ribuan seperti yang diklaim di media sosial.
Beberapa klaim besar mengenai ratusan atau ribuan korban juga berasal dari pernyataan atau propaganda pihak tertentu, bukan data resmi dari militer Amerika atau lembaga internasional. (Anadolu Agency)
Karena itu, angka 1.100 tentara tewas tidak pernah dikonfirmasi oleh sumber resmi maupun media kredibel.
KESIMPULAN :
Klaim bahwa Amerika telah membawa pulang 1.100 jenazah tentara setelah 9 hari menyerang Iran adalah hoaks. Misleading Content.
RUJUKAN :
TEKS :
Keysha Dewi ( @keyshsals )